Minggu, 06 September 2009

'benar itu relatif, baik itu mutlak'.....pade setuju gak si?

rumput lapangan hijau (Pelita Jaya Jawa Barat)

sepertinya untuk ke depannya di kota perantuan ini, aku akan (kembali) sering nongkrong di tribun lapangan hijau. hal yang sudah jarang dan lama sekali tidak dilakukan bahkan belum pernah sama sekali kulakukan sejak perantauan 3 tahun yang lalu di kota Pangkal Perjuangan Bangsa Indonesia ini!! apa sebab?

ya.. di kota ini, tidak ada Tim Sepakbola yang berlaga di Indonesia Super League, Persika (Karawang) notabene hanya berlaga di divisi II. nah untuk musim depan, stadion Singa Perbangsa Karawang (stadion Persika) akan dijadikan homebase oleh Pelita Jaya Jawa Barat.sekarang manajemen Pelita Jaya sedang merehab rumput stadion yang tidak memenuhi standar Badan liga Indonesia (BLI). 














bagus deh,..akhirnya nanti bisa juga nonton langsung kalau Pelita jaya menjamu Sriwijaya FC, hehe. ya..secara saya lahir dan besar di Palembang, maka saya akan tetap mendukung Sriwijaya FC meski saya mengais rezeki di Jawa Barat, ini nasionalisme kedaerahan bukan?:D

tapi...apapun itu, bersyukur sekali stadion ini dipake buat Tim ISL. entah mengapa, atmosfer di lapangan hijau itu selalu menarik. mempunyai ciri khas dan membuat betah berlama-lama ada di rumput hijau itu. banyak kenangan pahit dan manis di lapangan hijau ini. di lapangan inilah banyak pula pelajaran yang didapat. fiuuhh, jadi kangen kembali berlaga di rumput itu....


***

kenangan di lapangan hijau

Rabu, 02 September 2009

[Aceh] tiga perkenalan pribadi :)

bismillah...

mo mencoba berbagi sedikit perkenalan pribadi dengan aceh

***

Aceh, sebuah nama dan tempat yang hanya bisa kusaksikan dari kotak bergambar berwarna di rumah. kota yang katanya dijuluki sebagai bumi serambi mekah, yang katanya dijuluki serambi mekah dikarenakan kehidupan masyarakatnya yang agamis. baru di kota inilah ada polisi syari'ah yang bertugas mengawasi penegakan dan pelanggaran syariah islam di Aceh. owh iya, Aceh juga merupakan salah satu Daerah Istimewa di Indonesia, seperti Yogyakarta (masih gak ya sampe sekarang???), *langsung searching di wikipedia*, ternyata sejak 2001 sudah tidak dikenal dengan Daerah Istimewa Aceh lagi ya, tapi Nangroe Aceh Darussalam :)


Aceh yang sebelumnya pernah disebut dengan nama Daerah Istimewa Aceh (1959-2001) dan Nanggröe Aceh Darussalam (2001-2009) adalah sebuah provinsi di Indonesia dan merupakan provinsi paling barat di Indonesia. Aceh memiliki otonomi yang diatur tersendiri, berbeda dengan kebanyakan provinsi lain di Indonesia, karena alasan sejarah. Daerah ini berbatasan dengan Teluk Benggala di sebelah utara, Samudra Hindia di sebelah barat, Selat Malaka di sebelah timur, dan Sumatera Utara di sebelah tenggara dan selatan (ini sejarah singkat Aceh dari wikipedia)

 

tidak banyak yang kuketahui tentang Aceh, rasanya pengen untuk langsung berkunjung ke kota ini dan melihat serambi mekah ini secara langsung, mulai dari makanan khasnya (yang diinget makanan mulu :D), sampe kehidupan para penduduk Aceh dari dekat. Tapi belum ada yang ngasih tiket gratis pulang pergi ni, hehehe. eh iya, ngomong-ngomong tentang penduduk Aceh, waktu kuliah di Jurangmangu, saya punya teman sekelas orang Aceh, namanya Mufizar.


Ini adalah perkenalan pertamaku dengan aceh


mufizar, adalah satu-satunya orang Aceh di kelas saya, *yang paling banyak orang palembang, narsisdotcom,hehehe*. dari segi perawakan, beliau sering dijuluki teman-teman sekelas , anggota GAM pada saat itu (Gerakan Aceh Merdeka).


GAM adalah organisasi (yang dianggap separatis) yang memiliki tujuan supaya daerah Aceh atau yang sekarang secara resmi disebut Nanggroe Aceh Darussalam lepas dari Negara Kesatuan Republik Indonesia. Konflik antara pemerintah dan GAM yang diakibatkan perbedaan keinginan ini telah berlangsung sejak tahun 1976 dan menyebabkan jatuhnya hampir sekitar 15.000 jiwa. Gerakan ini juga dikenal dengan nama Aceh Sumatra National Liberation Front (ASNLF).

 

konflik Aceh yang berkepanjangan pada saat itu , Gerakan Aceh Merdeka (GAM) menurut saya pribadi berimbas kepada rakyat Aceh baik langsung ataupun tidak langsung. pun teman sekelas saya tersebut.mufizar. mufizar adalah teman yang sangat menyenangkan sebetulnya, ramah dan baik. tetapi tatkala membahas permasalahan mengenai GAM dan sejenisnya, beliau berubah menjadi cool a.q.a dingin. Sikapnya pun berubah drastis, beliau seketika menjadi pendiam dan tidak banyak bicara. Entah ketika konflik GAM meletus di Aceh, kami sekelas tidak tahu apakah ada keluargany yang ikut menjadi korban atau tidak. Tapi, murfi (begitu kami biasa memanggilnya), adalah teman Aceh yang menyenangkan. Yang lucu adalah ketika mau lulus dan buat kenang-kenangan kelas, kami semua berfoto dengan gaya khas masing-masing anak kosan. Dan murfi memilih gaya memakai baju hitam celana hitam plus kupluk hitam di kamar yang pencahayaan sedikit. Walhasil foto itu benar-benar menggambarkan dirinya seperti anggota GAM :D, sekarang murfi bekerja di Jakarta

 

Perkenalan kedua dengan Aceh, 

adalah ketika tragedy tsunami terjadi. 26 Desember 2004!!! Aku ingat sekali hari itu. Pagi yang indah dan segar di kota kelahiranku, tapi tidak di bumi Nangroe Aceh Darussalam. Ya, 26 Desember 2004, tanggal itu akan selalu dikenang oleh rakyat Aceh ataupun orang-orang yang melihat Tragedi Tsunami saat itu dan oleh kami anggota KEMUSI STAN.

 

 Pagi itu, kami, Keluarga Mahasiswa Bumi Sriwijaya STAN(KEMUSI-STAN) sedang mengadakan Try Out STAN untuk anak-anak SMA yang akan masuk ke bangku perkuliahan. Tepat pukul setengah Sembilan pagi, try out dimulai, suasana di tiap ruangan pun hening. Semua anak berkonsentrasi penuh dalam mengerjakan soal-soal try out. Aku hanya mengawasi mereka dari sudut pintu kelas pagi itu. Tepat waktu zuhur, waktu mengerjakan soal-soal try out pun selesai, semua jawaban dikumpulkan ke panitia. Ekspresi panitia pun sumringah. Akhirnya mereka berhasil melaksanakan try out ini dengan lancar dan tanpa halangan. Tapi ternyata di belahan bumi yang lain kondisi jauh berbeda,

 

Tapi ternyata kondisi jauh berbeda di Aceh sana. Ternyata di bumi serambi mekah sedang dilanda bencana. Gempa 9, 3 skala richter yang mengakibatkan Tsunami itu meluluhlantakan dan memporakporandakan sebagian besar Aceh. Tsunami yang mengambil nyawa ratusan ribu rakyat dan menghancurkan 60% bangunan aceh itu kami saksikan dari layar kaca pagi itu. air mata pun menetes.

 

Tsunami yang terjadi berbarengan dengan waktu dimulainya try out KEMUSI STAN pagi itu adalahTsunami yang akan kami kenang selalu tanggal kejadiannya. 26 desember 2004! Tanggal itu tertera dalam kaos KEMUSI setelah try out STAN pagi itu. 26 desember 2004, tanggal itu tertera di bagian belakang kaos KEMUSI. Tanggal yang bukan hanya mengartikan tanggal diadakannya try out STAN oleh KEMUSI, tapi juga tanggal mengenang tragedy Tsunami Aceh saat itu. Tanggal itu tidak hanya menempel di kaos saja, tanggal Tsunami itu akan selalu menempel dan melekat di hati para anggota KEMUSI saat itu.

 

Dan perkenalan terakhirku akan Aceh adalah melalui delisa.

Ya…kanak-kanak berusia enam tahun inilah yang sedikit banyak menggambarkan geografis dan segala hal tentang Aceh. Meulaboh, Banda Aceh dan Lhok Nga. Tiga nama kota yang asing dan baru terdengar pada saat membaca buku inilah yang menjadi setting cerita dari tulisannya TERE LIYE  ini. “hafalan Shalat delisa” inilah yang sedikit banyak mengenalkan (kembali) Aceh kepadaku. Latar belakang Tsunami yang mengharukan membuat semua mata menangis kembali mengingat Tragedi itu tatkala membaca buku ini. bagaimana perjuangan keikhlasan seorang kanak-kanak yang mengalami bencana Tsunami yang menghilangkan nyawa anggota keluarganya. bagaimana perjuangan kanak-kanak polos yang berusaha sekuat tenaga kem bali mengingat hafalan bacaan shalatnya pasca tragedi tsunami itu. bagaimana indahnya ketika kanak-kanak berumur enam tahun itu mengatakan, "aku mencintai ummi karena ALLAH", subhanallah. kanak-kanak itu memang selalu lucu dan menggemaskan


Terima kasih delisa dan Terima kasih bang tere telah menulis buku seindah dan sederhana ini.


Semoga dengan ‘hafalan shalat delisa’ ini, kita (khususnya rakyat Aceh) belajar sesuatu dari tragedy tsunami saat itu. Kita bisa banyak belajar dari buku ini. Belajar mencintai kehidupan juga belajar mencintai kematian. Mencintai anugerah juga musibah, dan mencintai indahnya hidayah. Semua kenangan itu bisa kita kenang dengan indah, mengenangnya dengan pemahaman kalau semua itu pasti ada hikmahnya.


***

mencoba berbagi tentang perkenalan dengan Aceh sekaligus berpartisipasi. mohon maaf kalo ada tulisan-tulisan di atas yang menyinggung :)

 info lomba :

lomba menulis tentang Aceh

Selasa, 01 September 2009

Today, Pengumuman USM STAN (kilas balik)

tadi sore, mendekati pulang kantor nimbrung di Forum Shalahudin (FS) DJP. ini adalah forum silaturahim antar sesama pegawai DJP. masuk ke topik keluarga, sub topik pengumuman USM STAN, kilas balik. ya, hari ini adalah hari pengumuman Ujian Saringan Masuk Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (USM STAN). semua pegawai menceritakan kembali saat-saat dimana mereka melihat nama-nama  merka terpampang di beberapa lembar kertas pengumuman tersebut.

***

2004 silam...

Jum'at pagi itu menjadi hari yang paling menegangkan buat ipung. 3 tahun yang ia habiskan di bangku SMA serasa tidak ada apa-apanya dibandingkan ketegangannya pagi itu. sejak malam sebelumnya, ia tidak bisa tidur. rasanya ingin cepat gelap berganti terang, malam undur, fajar menyingsing. pagi itu adalah hari pengumuman SPMB (Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru) dan USM STAN.

seakan tidak percaya, ia terus membolak balik lembar koran pagi itu. ditelusuri berkali-kali hingga ke jurusan yang tidak dipilihnya sama sekali pun tak luput dari mata tajamnya. semua nama teman yang dikenalnya ada di pengumuman mahasiswa yang diterima di UNSRI (Universitas Sriwijaya Palembang). tapi nama ipung sendiri tidak ada dalam mahasiwa yang diterima di jurusan Teknik Kimia. ah..pupus sudah harapan untuk melanjutkan pendidikan di bangku kuliah. bahkan dalam pilihan kedua (Teknik Kimia UNSRI) pun , ia tidak diterima. bagaimana mungkin aku dapat diterima di pilihan pertama (Universitas Sumatera Utara) yang notabene Passing Gradenya di atas pilihan pertamanya.

dikarenakan pengumuman di koran lokal itu hanya untuk Mahasiswa yang diterima di UNSRI Palembang saja, sedangkan untuk di luar UNSRI, hasil pengumuman hanya bisa dilihat lewat akses internet. ah. tidak ada salahnya iseng-iseng melihat di internet, pikir ipung. walaupun sebenarnya pesimitas itu lebih tinggi kadarnya dibanding optimis. belum lagi dukungan orangtua dan keluarganya yang menganjurkan untuk melihat di internet. siapa tau ipung malah keterima di pilihan pertama.

sejurus kemudian, cemberut di wajah ipung berubah menjadi senyum, air mata kesedihan itu berubah menjadi air mata bahagia. ipung keterima di pilihan pertama!!! Universitas Sumatera Utara. Medan, i'm coming, jerit ipung.

sekitar pukul 11 siang, mengendarai motor berboncengan dengan kakaknya, ipung menuju Balai Diklat Keuangan. ya.. setelah pengumuman SPMB pagi tadi, hari ini adalah pengumuman hasil Ujian Saringan Masuk STAN juga. setelah shalat jum'at di masjid dekat Balai Diklat, ipung pun menuju tempat yang ternyata sudh dipenuhi oleh orang-orang yang akan melihat hasil pengumuman USM tersebut. tampak beberapa teman-temannya dan teman-teman kakaknya hadir di Balai Diklat tersebut. dikarenakan, telah lulus SPMB dan keterima di pilihan pertama, ipung pun tidak terlalu berharap akan lulus USM STAN ini. belum lagi saingan yang banyak. setelah berhasil menerobos kerumuman yang padat merayap tersebut, ipung sampai di baris depan. ia membaca sambil menempelkan jari telunjuknya di kertas pengumuman yang tertempel di tembok lusuh itu. halaman pertama, halaman kedua, halaman ketiga,......

ipung berhenti di halaman ketiga.. setelah itu ia berbalik dan menuju sepeda motornya."bagaimana?lulus?", tanya kakaknya yang menunggu di parkiran. "lulus, jawabnya datar"."D3 atau D1?", tanya kakaknya lagi. "wah, gak sempet liat, pokoknya tadi ada namaku di pengumuman USM itu, jawab ipung". langsung saja ipung membeli fotocopian pengumuman tersebut dari orang-orang yang memanfaatkan momen tersebut untuk sekedar berbisnis. ternyata ipung keterima di Program Diploma I Perpajakan yang akan kuliah di Jakarta.

***
malam itu, ia masih teringat ketika kakak ipung yang keterima di salah satu jurusan yang diidamkannya sedari kecil di Universitas Gadjah Mada harus berdebat serius dikarenakan ia juga keterima di STAN DIII Akuntansi. orangtua ipung menganjurkan agar si kakak mengambil STAN dan merelakan UGM nya. tapi si kakak ngotot untuk memilih UGM. sampai-sampai harus memanggil keluarga besar untuk terus menyarankan kakak mengambil STAN saja. dan akhirnya kakak pun menuruti permintaan orangtuanya dengan beberapa catatan.

dan sekarang, ipung mengalami kondisi yang sama. tapi sekarang ipung mengerti. ia tidak sendirian berhasil menembus masuk USM STAN dan lulus. ia yakin bahwa ada tangan-tangan yang tidak terlihat yang menjadi sebab itu semua. tangan-tangan yang terus menengadah dalam gelapnya malam. bibir yang tak pernah berhenti berdo'a di setiap sujudnya. semua itu adalah do'a orangtuanya. dan ipung melihat ada kebanggan yang terpancar dari mata kedua orangtuanya tatkala ipung mengikuti jejak kakaknya yang telah lebih dulu masuk STAN.

and now, here i am batin ipung. sekarang ipung telah melalui itu semua dan menjadi salah satu lulusan STAN.

***

Pengumuman USM STAN klik disini


emosi sebuah perasaan kerap kali muncul ketika kita sedang mendengarkan sebuah lagu. playlist saat ini : titip rindu buat ayah (ebiet g.ade)